25 April 2026
Surabaya, Indonesia
AUM Panti Asuhan

Pantimu Gersikan Terpilih dalam Program Karya Bhakti TNI AD Wilayah Kodam V/Brawijaya

Personel TNI AD bersama pengurus Pantimu Gersikan melakukan kerja bakti membersihkan area panti sebagai tahap awal program Karya Bhakti di Surabaya. (Abdul Muizz/Klikmu.co)

KLIKMU.CO — Panti Asuhan Muhammadiyah Gersikan atau Pantimu Gersikan menjadi satu-satunya panti di Surabaya yang terpilih dalam program Karya Bhakti TNI AD di wilayah Kodam V/Brawijaya. Program ini difokuskan pada rehabilitasi fasilitas panti dan pembinaan bagi anak asuh.

Kegiatan tersebut telah dimulai sejak tahap sosialisasi hingga pelaksanaan di lapangan. Pasi Komsos Korem 084/Bhaskara Jaya Mayor Cba Abdul Rofiq menyampaikan bahwa program yang dijalankan meliputi rehabilitasi tempat wudhu dan toilet, pemavingan jalan dan taman, serta pembinaan bagi santri asuh.

Pada Senin (20/4/2026), kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan lokasi oleh gabungan personel dari sejumlah Koramil di Surabaya. Sekitar 20 perwakilan Koramil terlibat dalam kerja bakti untuk membersihkan dan merapikan area panti sebagai tanda dimulainya tahap rehabilitasi.

Kapten Didik selaku koordinator lapangan dari Kodim Surabaya mengatakan bahwa kegiatan ini juga mencakup program pembuatan akta kelahiran bagi anak asuh. “Selain itu, akan ada penambahan fasilitas olahraga seperti alat sit up dan pull up,” ujarnya.

Pendamping kegiatan, Serka Prihat YP, bersama Babinsa Ploso Wahyu, berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sesuai rencana.

Dalam kunjungan lapangan, Dandim 0830/Surabaya Kolonel Infanteri Bambang Raditya MHan menyampaikan rencana tambahan rehabilitasi pada ruang dapur dan ruang bersama yang akan difungsikan sebagai ruang belajar dan menonton.

Humas Pantimu Gersikan Abdul Muizz MPd menyambut baik program tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi panti.

Hal senada disampaikan Kepala Panti H Abu Hasan. Ia mengungkapkan bahwa selama ini fasilitas tempat wudhu dan toilet di lantai dua belum tersedia.

“Dengan adanya rehabilitasi tersebut, diharapkan anak asuh dan jamaah tidak perlu lagi turun ke bawah untuk berwudhu,” katanya.

Program Karya Bhakti ini diperkirakan berlangsung selama empat minggu dan ditargetkan selesai pada pertengahan Mei 2026. Pihak panti terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan pelaksanaan berjalan lancar, mengingat akan ada peninjauan dari tim pusat atau Mabes TNI.

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi panti serta menjadi bagian dari upaya peningkatan fasilitas dan pembinaan bagi anak asuh.

(Abdul Muizz/AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *