KLIKMU.CO — Suasana gembira dan penuh semangat mewarnai gedung SD Muhammadiyah 29 Surabaya pada Sabtu (12/9/2026). Sekolah dasar unggulan yang bertempat di Surabaya ini menggelar rangkaian kegiatan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027–2028. Sebanyak 24 calon siswa baru antusias mengikuti rangkaian psikotes dan pemetaan dasar yang dikemas secara edukatif, interaktif, dan ramah anak.
Berbeda dari psikotes umumnya, rangkaian kegiatan hari itu dirancang layaknya petualangan edukatif yang ramah anak. Setiap peserta dibekali sebuah kartu peserta yang dilengkapi dengan kotak ceklis. Dengan membawa kartu tersebut, para calon siswa diajak menjelajahi beberapa pos pemetaan yang berada di ruang kelas berbeda.
Anak-anak berpindah kelas secara bergantian dari satu pos ke pos lainnya. Setelah menyelesaikan tes di tiap pos, tim pemetaan akan memberikan tanda ceklis di kartu peserta mereka sebagai bukti penyelesaian tahapan.
Penjelajahan para calon siswa baru terbagi ke dalam beberapa pos utama yang diuji langsung oleh para ahli di bidangnya. Pos pemetaan Tilawati bersama tim Tilawati bertujuan mengamati dan mengidentifikasi kemampuan dasar membaca Al-Qur’an.
Pada pos pemetaan Tahfidz bersama tim Tahfidz, peserta diajak melantunkan surah-surah pendek yang telah mereka hafal dengan suasana yang hangat dan penuh apresiasi. Pos psikotes diisi dengan asesmen tumbuh kembang, pematangan kognitif, motorik, serta kesiapan emosional anak yang didampingi langsung oleh tim psikolog profesional.
Ketua Tim SPMB Tahun Ajaran 2027–2028, Ustadzah Sari, menjelaskan bahwa metode observasi berbasis pos ini bertujuan menciptakan ruang yang nyaman bagi anak agar potensi aslinya terpancar tanpa rasa takut.
“Psikotes ini bertujuan untuk mengenali potensi karakter serta kesiapan belajar Ananda sebagai bagian dari proses penerimaan peserta didik baru,” tutur Ustadzah Sari di sela-sela kegiatan pendampingan.
Sembari buah hati mereka berpetualang mengumpulkan ceklis di tiap pos kelas, para orang tua/wali murid berkumpul di ruang pertemuan utama. Sesi ini diisi dengan sosialisasi program kerja dan keunggulan SD Muhammadiyah 29 Surabaya yang disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah Ustadz Irwan MPdI.
Dalam paparannya, Ustadz Irwan membedah secara mendalam kurikulum sekolah yang berfokus pada pembentukan karakter Islami dan prestasi akademis, terutama keunggulan di bidang Tahfidz Al-Qur’an.
Setelah seluruh ceklis di kartu peserta terisi penuh, keceriaan anak-anak berlanjut ke sesi puncak, yaitu cooking class. Seluruh calon siswa diajak berkreasi bersama-sama untuk mengasah motorik halus, kreativitas, dan rasa percaya diri.
Senyum lebar kian memancar saat kegiatan berakhir. Sebelum pulang, setiap anak diperbolehkan memilih balon warna-warni favorit mereka sebagai penghargaan atas keberanian mengikuti seluruh rangkaian acara.
(Aziska/AS)








