29 Mei 2026
Surabaya, Indonesia
SekolahMu

SMA Muhammadiyah 7 Surabaya Daur Ulang Minyak Jelantah Jadi Produk Bermanfaat

Proses pengumpulan minyak jelantah oleh siswa, guru, dan staf SMA Muhammadiyah 7 Surabaya di lapangan sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari aksi peduli lingkungan dan upaya pengelolaan limbah rumah tangga untuk didaur ulang menjadi produk bermanfaat. (Adilla/Klikmu.co)

KLIKMU.CO — SMA Muhammadiyah 7 Surabaya kembali menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan pengumpulan minyak jelantah yang diselenggarakan oleh Hizbul Wathan SMA Muhammadiyah 7 Surabaya melalui Bidang Humas. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa, guru, dan staf sekolah sebagai bentuk penerapan gaya hidup ramah lingkungan serta pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih bijak.

Kegiatan pengumpulan dilaksanakan di lapangan depan SMA Muhammadiyah 7 Surabaya pada Jumat (22/5/2026), saat kedatangan siswa pukul 06.15–06.45 WIB. Para peserta membawa minyak jelantah dari rumah masing-masing untuk kemudian dikumpulkan dan didata oleh panitia.

Ketua Bidang Humas Dewan HW Kerabat SMA Muhammadiyah 7 Surabaya, Misbah, menjelaskan bahwa kegiatan Peduli Limbah ini lahir dari keprihatinan terhadap kebiasaan membuang minyak jelantah sembarangan.

“Saya selaku perwakilan Bidang Humas, khususnya Dewan HW Kerabat SMA Muhammadiyah 7 Surabaya, berharap kegiatan ini membuat siswa dan guru lebih peduli terhadap limbah di sekitar kita,” ujarnya.

Dia menambahkan, minyak jelantah yang terkumpul akan diolah kembali menjadi produk bermanfaat seperti lilin dan sabun.

“Kami melihat masih banyak pembuangan minyak jelantah sembarangan ke sungai dan tanah yang menyebabkan penyumbatan saluran air, kerusakan tanah, serta pencemaran lingkungan,” jelasnya.

Kepala SMA Muhammadiyah 7 Surabaya Rufiah SPd turut memberikan dukungan dan pesan moral terkait kegiatan ini.

“Kebersihan adalah cerminan kepribadian. Menjaga lingkungan bukan hanya tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Ia berharap budaya peduli lingkungan dapat terus tertanam dalam diri siswa, baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga sekolah mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan, sekaligus mendukung ekonomi sirkular dan pengurangan limbah.

Sebelumnya, pengumuman kegiatan telah disampaikan kepada ketua kawanan dua minggu sebelum pelaksanaan. Setiap siswa diwajibkan membawa minimal 150 ml minyak jelantah, sedangkan satu kawanan (empat orang) minimal 750 ml. Minyak yang terkumpul kemudian dituangkan ke dalam galon besar untuk mempermudah penyimpanan dan penyaluran.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga sekolah karena dinilai mampu menumbuhkan kepedulian lingkungan, tanggung jawab, kerja sama, serta kesadaran menjaga bumi sejak dini.

Melalui program ini, Hizbul Wathan SMA Muhammadiyah 7 Surabaya berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

(Adilla/AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *