15 Mei 2026
Surabaya, Indonesia
Berita

Ketua Kadin Surabaya Silaturahmi ke Muhammadiyah, Bahas Dinamika Ekonomi hingga Peluang Kerja Sama

Ketua Kadin Kota Surabaya HM Ali Affandi LNM menyerahkan undangan pelantikan pengurus Kadin kepada Ketua PDM Surabaya Dr H M Ridlwan saat silaturahmi di Kantor Muhammadiyah Surabaya, Rabu (13/5/2026). Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah isu strategis perekonomian dan penguatan UMKM di Surabaya. (Istimewa/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya H M Ali Affandi LNM didampingi sejumlah pengurus melakukan kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Rabu (13/5/2026). Pertemuan berlangsung hangat di Kantor Muhammadiyah Kota Surabaya, Jalan Wuni No 9 Surabaya.

Kunjungan tersebut disambut langsung Ketua PDM Kota Surabaya Dr H M Ridlwan bersama Wakil Ketua PDM H Arif’an dan Bendahara PDM Musa Abdullah. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan sinergi antara dunia usaha dan organisasi keagamaan di Kota Pahlawan.

Dalam kesempatan itu, Ali Affandi secara langsung menyerahkan undangan pelantikan Dewan Pengurus Kadin Kota Surabaya periode baru. Acara pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Ahad (17/5/2026) di Taman Surya, Balai Kota Surabaya.

“Kami sengaja bersilaturahmi secara langsung sekaligus menyerahkan undangan kepada Pimpinan Muhammadiyah. Ini bentuk penghormatan kami karena kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk Muhammadiyah, sangat penting bagi kemajuan ekonomi Surabaya,” ujar Ali Affandi.

Selain penyerahan undangan, kedua pihak juga membahas sejumlah isu strategis perekonomian Surabaya. Beberapa topik yang mengemuka antara lain dinamika sektor industri, tantangan perdagangan lokal, kondisi daya beli masyarakat pascapandemi, hingga dampak gejolak ekonomi global.

Ketua PDM Surabaya Dr H M Ridlwan menyambut baik inisiatif silaturahmi dari jajaran Kadin Surabaya. Menurutnya, peran aktif pengusaha lokal sangat diperlukan untuk mendorong pemerataan ekonomi, terutama melalui pemberdayaan komunitas.

“Kami melihat potensi besar untuk memberdayakan umat melalui amal usaha Muhammadiyah yang sudah ada, seperti sekolah, rumah sakit, dan koperasi. Sinergi dengan Kadin bisa membuka peluang penguatan ekonomi berbasis masyarakat,” katanya.

Dia menambahkan, Muhammadiyah Surabaya terbuka untuk berkolaborasi dalam program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga, khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut diakhiri dengan Shalat Maghrib berjamaah dan komitmen untuk menindaklanjuti rencana kerja sama yang telah dibahas, termasuk potensi pelatihan kewirausahaan bagi warga binaan Muhammadiyah.

(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *