15 Mei 2026
Surabaya, Indonesia
SekolahMu

Kunjungi TVMu Jatim 1, Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 22 Surabaya Intip Dapur Industri Televisi

BELAJAR DUNIA PENYIARAN: Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 22 Surabaya melakukan kunjungan edukatif ke Studio TVMu Jatim 1 di Jalan Kapasan 73-75 Surabaya, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini menjadi sarana siswa mengenal proses produksi televisi dan dunia media secara langsung. (Yuda/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Sebanyak 10 siswa yang tergabung dalam program Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 22 Surabaya melakukan kunjungan edukatif ke Studio TVMu Jatim 1 di Jalan Kapasan 73-75 Surabaya, Selasa (12/5/2026). Kunjungan gelombang pertama ini bertujuan memberikan pengalaman praktis sekaligus wawasan mengenai proses kreatif di balik layar industri televisi.

Pendamping Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 22 Surabaya, Damayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata sekolah untuk memperkenalkan dunia jurnalistik secara langsung kepada siswa.

“Kami ingin anak-anak belajar bagaimana proses pembuatan sebuah tayangan televisi yang mendidik. Bagi kami para guru, ini juga menjadi pengetahuan baru yang sangat berharga,” ujarnya.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program berkelanjutan bagi siswa yang memiliki minat di bidang literasi dan penyiaran. Karena tingginya antusiasme siswa, pihak sekolah membagi kunjungan dalam beberapa gelombang.

“Total ada sekitar 50 anak yang mengikuti program jurnalis ini. Karena jumlahnya cukup banyak, kami tidak bisa membawa semuanya sekaligus. Hari ini adalah gelombang pertama dengan 10 siswa dan dua guru pendamping. Nanti akan ada gelombang berikutnya agar semua anak bisa merasakan keseruan belajar langsung ke sumbernya,” tuturnya.

Meski beberapa siswa tampak canggung dan grogi saat memasuki lingkungan studio yang baru, Damayanti menilai hal tersebut sebagai bagian dari proses adaptasi. Menurutnya, setelah merasa nyaman, keberanian dan rasa ingin tahu anak-anak akan muncul dengan sendirinya.

Ia berharap observasi langsung terhadap kerja jurnalis profesional di TVMu Jatim mampu mengasah keterampilan komunikasi dan berpikir kritis siswa.

“Harapan saya, minat dan keterampilan anak-anak di bidang jurnalistik ini semakin tumbuh. Ini adalah keterampilan khusus yang tidak dimiliki semua orang. Mereka diasah dan diasuh di sini supaya bakatnya keluar dan kelak menjadi jurnalis yang bermanfaat bagi umat,” tegasnya.

Adapun 10 siswa yang mengikuti kunjungan gelombang pertama, yakni Zahira Alya Aziza, Nesya Aqila Nugroho, Bintang Viviano Pabaya, Brisa Refira Alesha, Irdina Faustin Zafvrinariva, Syakira Qidzama Alhasy, Thalita Almira Salsabila, M Liqo Hubbiy Rayyan Sudiyono, Muhammad Arsy Arundaya Kurniawan, dan Raissa Tsabita.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 22 Surabaya berkomitmen terus mencetak generasi muda yang melek media dan siap berkontribusi dalam dunia informasi di masa depan.

Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, Irvandy ST MT, memberikan apresiasi atas kunjungan edukatif para Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 22 Surabaya ke Studio TVMu Jatim 1.

Irvandy mengaku bangga dapat memfasilitasi para siswa sekolah dasar untuk melihat langsung ekosistem kerja di dunia penyiaran dan jurnalistik.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan ini. Menjadi sebuah kebanggaan bagi kami dapat berbagi pengalaman, wawasan, dan inspirasi bersama generasi muda yang hebat dan penuh potensi,” ujarnya.

Menurut Irvandy, kehadiran para jurnalis cilik di Studio TVMu Jatim 1 bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya nyata menumbuhkan aspek fundamental pendidikan karakter. Ia menekankan pentingnya melatih keberanian berkomunikasi dan kreativitas sejak dini.

“Kunjungan ini menjadi langkah positif dalam menumbuhkan semangat literasi, keberanian berkomunikasi, kreativitas, serta jiwa jurnalistik sejak usia dini,” tuturnya.

Ia menambahkan, pembiasaan di lingkungan profesional seperti studio televisi dapat memberikan dampak positif terhadap kepercayaan diri siswa. Dengan melihat langsung proses produksi, anak-anak diharapkan memiliki gambaran lebih luas mengenai pemanfaatan teknologi informasi secara positif.

Pihak SMK Muhammadiyah 1 Surabaya juga berkomitmen membuka ruang kolaborasi bagi instansi pendidikan lain yang ingin mempelajari dunia penyiaran melalui fasilitas TVMu Jatim 1 yang mereka kelola.

“Ayo terus belajar dan memberikan manfaat. Kami percaya bahwa melalui kolaborasi antarjenjang pendidikan ini, kita sedang menyiapkan calon jurnalis dan komunikator masa depan yang handal,” pungkasnya.

(Yuda/AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *