29 Mei 2026
Surabaya, Indonesia
PCM PRM

Shalat Idul Adha PRM Kenjeran Berjalan Khidmat, Khatib Sampaikan Tiga Pelajaran Kisah Ibrahim dan Ismail

Ratusan jamaah memadati halaman Masjid Al Mustofa dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H yang diselenggarakan PRM Kenjeran. (Waode Hamsia/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kenjeran Cabang Bulak sukses menyelenggarakan Shalat Idul Adha 1447 H secara khidmat di halaman Masjid Al Mustofa, Rabu (27/5/2026).

Ibadah yang dimulai tepat pukul 06.00 WIB ini diikuti ratusan jamaah dari wilayah Kenjeran dan sekitarnya. Bertindak sebagai khatib, Muhammad Umar SSos menyampaikan pesan mendalam melalui tadabur Al-Qur’an Surat As-Saffat ayat 102.

Dalam khotbahnya, Muhammad Umar menekankan tiga pelajaran utama dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Pertama, ketaatan mutlak dengan menempatkan perintah Allah SWT di atas segalanya serta menjauhi maksiat.

Kedua, pentingnya pendidikan iman dengan menanamkan akidah yang kuat dalam lingkup keluarga. Ketiga, Allah memberikan pertolongan bagi hamba-Nya yang memiliki kepedulian sosial dalam bingkai ketakwaan.

Dia juga menyampaikan bahwa orang yang cerdas adalah mereka yang senantiasa menyiapkan bekal untuk kematian dengan memperbaiki ibadah sebelum ajal tiba.

“Orang yang cerdas adalah mereka yang senantiasa menyiapkan bekal untuk kematian dengan memperbaiki ibadah sebelum masa itu tiba,” ujar Muhammad Umar.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bulak Abdul Haris SAg menyampaikan apresiasi atas antusiasme jamaah yang membeludak pada tahun ini. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan semangat pengorbanan yang kuat di tengah masyarakat.

“Semoga syiar Islam semakin meluas dan menarik lebih banyak jamaah pada tahun-tahun mendatang,” harapnya.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa seluruh fasilitas telah dipersiapkan secara maksimal demi menjaga kekhusyukan ibadah. Melalui momentum Idul Adha 1447 H ini, PRM Kenjeran berharap dapat mempererat silaturahmi serta membangun hubungan yang lebih harmonis antarwarga di wilayah Kenjeran.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat berbagi melalui optimalisasi pendistribusian hewan kurban pasca-shalat sebagai bentuk kepedulian nyata kepada sesama.

(Waode Hamsia/AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *